Friday, November 26, 2010

AZAB WANITA

Posted by Ija at 11:03 PM 0 comments

Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat

Renungan

khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri.....

Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat

Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah.

Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab,

"Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.

Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.

Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar,

beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang

rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"kata Nabi saw.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka

disiksa seperti itu?

*Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat tidurnya.

*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

*Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

*Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.

*Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.

Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.

Saturday, November 13, 2010

MANUSIA YANG MENGEMUKKAN DAN MENYUBURKAN IBLIS..

Posted by Ija at 5:47 PM 0 comments
Pada suatu ketika Rasulullah SAW pernah berdialog dengan Iblis.Iblis telah menyerupakan dirinya sebagai seorang manusia yang tua,buta sebelah matanya dan berjanggut panjang sekali.Iblis diarahkan oleh Allah untuk bertemu dengan Rasulullah SAW untuk menjawab apa sahaja pertanyaan baginda dengan jujur serta di beri amaran keras oleh Allah akan diputuskan badannya menjadi suku-suku dari tubuhnya , diceraikan urat sarafnya dan akan disiksa dengan sehebat-hebat siksa seandainya Iblis bercakap dusta.

Dengan itu Nabi SAW mengambil kesempatan itu dengan bertanya:"Wahai Iblis siapakah yang mengemukkan dan menyuburkan tubuhmu(iblis)."?

Iblis menjawab:"Ya Nabi Allah ,orang yang menyuburkan diriku dan menyenangkan hatiku ialah :-

1.Orang yang hasad dengki dan sesuai dengan sabdamu yang bermaksud:-

"Bermula hasad itu memakan akan kebajikan sebagaimana api membakar kayu yang kering."

2.Orang-orang yang tidak mempelajari hukum-hukum agama.

3..Perempuan dan wanita jahat yang tidak menjaga kehormatan diri."

Kesimpulannya,di akhir zaman ini ramai orang yang tidak menyedari bahawa mereka sentiasa menyuburkan iblis dengan melakukan perkara-perkara yang menyuburkan iblis. Apabila iblis menjadi subur maka semakin banyaklah iblis akan berkeliaran di muka bumi ini serta mula menguasai jiwa manusia,dan terhasillah ramai syaitan-syaitan yang bertopengkan manusia.

Manusia mampu menyuburkan iblis apabila mereka melakukan kerja-kerja yang dilarang keras oleh Islam,dan muncullah sikap hasad dengki ,kejahilan, pelacuran atau persundalan di mana terus menerus mengemuk dan menyuburkan iblis.Oleh itu hendaklah di HENTIKAN SAMA SEKALI perbuatan tersebut tanpa mengambil sikap tunggu dulu.

SAMA-SAMALAH KITA BERUSAHA MENJAUHI SIFAT HASAD DENGKI , DISAMPING BERUSAHA MEMPERTINGKATKAN ILMU SERTA LEBIH PRIHATIN MENGHAPUSKAN KEMUNGKARAN DI MUKA BUMI INI .






Terburu-buru adalah sifat syaitan

Posted by Ija at 5:44 PM 0 comments
Rasulullah S.a.w. bersabda: "Gopoh-gapah itu dari amalan syaitan dan sifat tenang itu adalah dari Allah Taala" Riwayat Abu Ya'la dan Al-Baihaqi daripada Anas r.a.. Sanadnya hasan



Daripada Sahl Bin Sa'ad RA, Rasulullah S.a.w bersabda : " Gopoh-gapah itu merupakan sifat syaitan." Hadith Riwayat Tirmizi



Rasulullah S.a.w bersabda yang bermaksud : " Sesungguhnya sesiapa yang memiliki dua sifat, nescaya dikasihi oleh ALLAH iaitu lemah lembut dan tenang." Hadith Riwayat Muslim.



Sifat terburu-buru yang tidak elok ialah apabila ianya mengundang kesusahan dan keburukan kepada diri sendiri dan orang lain. Biasanya ia disebabkan oleh sifat tidak sabar, emosi, lekas marah, malas, tamak dan seumpamanya.



Firman Allah S.w.t yang bermaksud, "Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (azab)-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera." Surah Al Anbiyaa' : Ayat 37



Walaubagaimana pun, bersikap tenang tidak semestinya sehingga menjadi terlalu lambat dan lembab dalam membuat sesuatu. Tetapi kadar pertengahan itu adalah yang terbaik, sesuai dengan hadith nabi yang bermaksud , "Sebaik-baik perkara adalah pertengahannya". Hadith Riwayat AlBaihaqi



Maka untuk mencari ukuran terbaik bagaimana sifat yang harus kita contohi, sudah tentulah ada pada diri Nabi Muhammad S.a.w. dan para sahabatnya. Firman Allah S.w.t yang bermaksud , "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu contoh teladan yang baik bagimu (Iaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." Surah Al Ahzaab : Ayat 21





Wallahu a'lam :)





Jom Chat

Large Ads

 

★~RainBow LanD~☆ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review